Senin, 12 Januari 2015

Hindari Mencari Makanan di Supermarket



Di jaman yang serba mudah ini, And apasti sudah umum mengunjungi supermarket setiap kali membutuhkan sesuatu seperti makanan atau minuman. Atau bahkan mungkin Anda sudah terbiasa datang dan membeli minuman atau makanan kemasan yang sebenarnya justru tidak sehat.

Itulah mengapa, untuk tahun baru ini Anda perlu mengadopsi satu kebiasaan makan yang baru agar hidup lebih sehat. Satu kebiasaan baru yang perlu Anda lakukan adalah menghindari supermarket. Memang tidak ada hubungannya dengan makan secara langsung, namun kebiasaan membeli makanan kemasan lah yang menjadi masalahnya.

Anda cenderung bergantung pada supermarket untuk membeli makanan cepat saji, yang jelas memiliki sedikit nutrisi dan banyak kandungan kimiawi yang tidak baik untuk tubuh. Membiasakan diri dengan makan makanan segar seperti sayur dan buah akan membantu membuang racun yanga da di tubuh sekaligus memnuhi kebutuhan nutrisi Anda dengan cara yang benar.

Tidak perlu selalu makan sayur dan buah organik, Anda cukup membiasakan diri untuk lebih banyak makan buah dan sayur segar untuk mendapatkan antioksidan, mineral, dan vitamin yang akan menjaga tubuh awet muda, sehat dan jauh dari penyakit. Buah-buahan dan sayuran lebih efektif menyuplai energi dan menggantikan makanan kemasan tanpa kalori berlebih ditambah Anda bisa sekaligus menurunkan berat badan.

Aturan praktisnya, mulai dari sarapan. selalu sisipkan buah atau sayur yang mudah dimakan dan mengenyangkan seperti apel, pisang, mangga atau alpukat. Begitu pula untuk makan siang dan malam. Nah, siap menjadi lebih sehat tahun ini?

Dus Makanan Andakar Steak
Dus Makanan Andakar Steak
Satu lagi alasan kenapa Anda harus menghindari mencari makanan instan di Supermarket. Yakni dus makanan yang digunakan oleh supermarket masih terbuat dari styrofoam ataupun bahan jenis plastik lainnya. Yang mana bahan ini sebenarnya berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia.


Jadi jika Anda masih sayang dengan kesehatan tubuh Anda, cermatlah dalam membeli makanan yang menggunakan kemasan berbahaya bagi tubuh Anda.

Kamis, 08 Januari 2015

5 Makanan yang Sebaiknya Tak Dibekukan Lagi




Apakah Anda tipe orang yang selalu membekukan makanan jika tidak sempat makan atau tidak habis saat makan?

Pembekuan akan membuat sejumlah dinding sel makanan pecah. Itulah kenapa makanan yang dibekukan memiliki rasa yang kurang lezat. Dan ketika kita membekukan makanan lalu makanan itu dibekukan lagi (untuk kedua kalinya), sel-sel makanan akan lebih banyak yang pecah.

Makanan yang dibekukan lalu dicairkan kembali bisa membuat bakteri berbahaya berkembang biak lebih cepat. Ketika kristal-kristal dari makanan beku sudah mencair, bakteri dalam makanan tersebut bisa langsung berkembang dengan cepat.

Penting untuk diketahui bahwa kita sebaiknya tak membekukan ulang kelima jenis makanan ini. Dengan kata lain, kelima jenis makanan ini hanya boleh dibekukan satu kali dan harus segera diolah setelah mencair.

1. Sumber Protein Alami
Daging sapi, daging unggas, dan makanan laut yang merupakan sumber protein alami sebaiknya tak dibekukan untuk kedua kalinya. Kecuali jika Anda mencairkan daging beku tersebut dalam suhu 6 derajat celcius (seperti di dalam kulkas), maka Anda masih bisa membekukannya kembali.

2. Es Krim
Es krim yang sudah mencair lalu dibekukan lagi hanya akan membuat tekstur es krim tersebut jadi aneh dan menimbulkan serut-serut es. Jadi sebaiknya es krim yang sudah mencair itu dinikmati saja langsung sebagai milkshake misalnya.

3. Konsentrat Buah
Fermentasi bisa terjadi lebih cepat dalam produk-produk yang berbahan dasar buah. Smoothies buah pun seharusnya hanya perlu dibekukan satu kali dan bukan dua kali.

4. Makanan Campuran dari Berbagai Bahan
Segera konsumsi makanan kombinasi atau makanan campuran dari berbagai bahan seperti pasta, stew, dan casserole. Jangan dibekukan lagi.

5. Protein yang Sudah Dimasak
Daging ayam yang sudah dimasak atau dipanggang jangan dibekukan lagi. Makanan matang yang mengandung protein jangan dibekukan untuk kedua kalinya.

Lebih bijak dalam menentukan makanan mana yang bisa dibekukan untuk kedua kalinya akan mempermudah kita untuk membuat menu yang lezat. Di samping itu, mengonsumsi makanan yang masih segar tanpa harus dibekukan untuk kedua kalinya selalu menjadi rekomendasi penting dalam mengolah makanan.

Info tambahan bagi pemilik restoran atau rumah makan yang memiliki masalah dalam mencari suplier dus makanan yang mampu dimasukkan ke dalam lemari pendingin ataupun microwave, maka saya menyarankan Anda untuk menggunakan Greenpack.

Selasa, 06 Januari 2015

Tips Menyimpan Bawang Bombay Agar Tidak Busuk



Bawang bombay adalah salah satu jenis bawang yang banyak digunakan. Dibandingkan beberapa bawang ukuran kecil lainnya, bawang yang satu ini daya tahannya agak rendah.

Oleh karena itu, bila Anda sudah terlanjur membelah bawang dan hanya menggunakan separuhnya, maka yang separuh lagi harus disimpan dengan benar. Hal ini agar bawang tersebut tidak menjadi kering, berlendir atau busuk.

Bawang bombay yang terlalu lama dibiarkan bisa mempengaruhi rasa dan bentuknya. Misalnya berbentuk keras sudah bau dan berlendir sehingga rasanya tak lagi manis. Bila tetap dimasak, bawang ini akan menimbulkan rasa pahit.

Selain itu bawang seperti ini juga akan menyulitkan untuk dipotong atau dikunyah. teksturnya yang kering biasanya akan sulit digigit dan agak alot. Agar tidak demikian, Anda bisa menggunakan beberapa tips di bawah ini.

Bila Anda hanya akan menggunakan separuh bagian bawang saja, segera bungkus dengan wrapper plastic. Hal ini untuk mencegah pembusukan dengan cepat.

Simpan bawang bombay di tempat yang sejuk dan kering. Jangan menyimpan bawang bombay di kulkas atau tempat yang lembab, karena bisa membuatnya busk atau basah. Kalau sudah terlanjur, aroma bawang akan kurang sedap.

Milikilah bawang bombay dengan berbagai ukuran. Sehingga bisa disesuaikan jumlahnya dengan penggunaan yang Anda butuhkan. Namun kalau memang harus menggunakan separuhnya, Anda bisa menggunakan tips di atas.

Anda juga bisa menggunakan wadah kedap udara untuk menyimpan bawang bombay.

Semoga tips di atas bisa membuat stok bawang bombay Anda terjaga kualitasnya.

Oh ya berhubung tema artikel kali ini juga terkait dengan penyimpanan makanan, maka penulis juga punya kabar gembira untuk para pembaca setia blog ini. Terutama untuk para pemilik restoran yang kesulitan dalam mencari dus makanan yang dapat digunakan oleh konsumennya untuk dapat disimpan ke dalam lemari pendingin.

Dus Makanan GreenpackKebanyakan dus makanan yang terbuat dari kertas saat ini, tidak mampu untuk dimasukan ke dalam  lemari pendingin. Oleh sebab itu penulis ingin mereferensikan Dus Makanan Greenpack yang terkenal akan ramah lingkungannya serta terbuat dari food grade paper. Greenpack tidak hanya dapat masuk ke dalam lemari pendingin, tetapi Greenpack juga dapat masuk ke dalam Oven! Benar-benar good job untuk PT Surya Mas Grafika.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang Greenpack, silahkan kunjungi link berikut ini : http://www.greenpack.co.id/

Selasa, 23 Desember 2014

Tips Mencegah Peralatan Dapur Berkarat

 

Merawat peralatan masak bukan hanya tentang kebersihannya saja, namun juga kualitas dari peralatan masak tersebut. Apalagi kalau peralatan masak kita terbuat dari logam.

Peralatan masak jenis ini tidak membutuhkan perawatan khusus. Namun kita perlu menghindarkannya dari masalah pengaratan, hangus dan tergores. Nah, kalau Anda punya peralatan masak berbahan aluminium atau logam lainnya, cek tipsnya berikut ini.

Hindarkan dari perubahan udara yang ekstrim, karena bisa menyebabkan pengaratan. Oleh karena itu, pastikan peralatan masak Anda bersih dan kering. Tempatkan dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang bagus.

Yang kedua, gunakan peralatan masak setidaknya sebulan sekali. Dengan demikian peralatan masak Anda tidak akan terlantar dan kotor. Adanya kotoran dan lembab bisa menyebabkan karat, penipisan lapisan alat masak hingga berlubang.

Yang ketiga, bila peralatan masak Anda hangus, cenderung akan mengurangi lapisannya. Usahakan tidak memasak sampai hangus. namun, bila hal itu terjadi, segera dibersihkan dengan direndam lebih dahulu. Dengan begitu kerak pada wajan atau panci akan mudah dibersihkan.

Cakaplah dalam membeli peralatan masak. Pilih yang bahannya awet meski harganya tidak terlau mahal. Beberapa jenis panci kuno yang dijual di pasar tradisional biasanya jauh lebih awet dan bisa dibeli dengan harga terjangkau.

Peralatan masak yang berkualitas akan membuat masakan Anda sempurna. Semoga tips ini bermanfaat.

Baca artikel lainnya tentang : DusMakanan

Minggu, 21 Desember 2014

Tips Simpan Makanan Tanpa Menggunakan Lemari Es



Makanan seperti sayur dan juga buah memang cepat busuk jika tidak disimpan dalam lemari es. Akan tetapi ternyata ada beberapa metode yang bisa Anda lakukan untuk menyimpan makanan di luar lemari es lho. Wah, seperti apa caranya?

Mangkuk Air
Salah satu cara terbaik untuk menyimpan sayur atau buah adalah menyimpannya dalam mangkuk air. Air dingin akan membuat sayur dan juga buah lebih awet untuk beberapa hari. Dengan menyimpan buah dan juga sayur dalam air juga akan menjaganya agar tetap segar.

Udara Dingin
Cara lain yang bisa Anda coba adalah dengan menyimpan makanan ini di bawah udara dingin. Udara dingin juga bisa membuat buah serta sayur lebih awet untuk beberapa hari.

Es Batu
Jika Anda terpaksa berpergian dan harus membawa sayur atau buah lakukan saja metode ini . Bawa es batu dan simpan berbagai buah dan sayur dalam mangkuk atau wadah yang berisi es batu. Tak hanya buah dan sayur saja yang bisa Anda simpan dengan cara ini . Beberapa makanan lain juga bisa tahan lebih lama dengan metode ini.


Mengeringkan
Beberapa makanan tertentu bisa diawetkan dengan cara dikeringkan di bawah sinar matahari. Namun tidak semua makanan bisa disimpan dengan metode yang satu ini . Hanya beberapa jenis saja.

Dus Makanan


Bagaimana? Apakah artikel kali ini cukup untuk membantu Anda? Semoga saja begitu ya..
Kalau begitu untuk menutup topik pada kesempatan kali ini, maka saya ingin berbagi info. Jika Anda sudah menemukan jawaban untuk menyimpan makanan Anda tanpa menggunakan lemari es, lalu bagaimana dengan menggunakan dus makanan yang berisi makanan?

Untuk jawabannya Anda bisa mnegunjungi link berikut ini : http://kask.us/hRTlN

Selasa, 16 Desember 2014

Tips Mudah Menjaga Sayur Tetap Segar



Halo pembaca, jika Anda beli sayur di pasar, seringkali tidak bisa bertahan lama atau tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama, bahkan jika Anda menyimpannya di dalam kulkas. Itu mungkin saja dikarenakan sayur Anda yang tertumpuk dengan sayur lain atau dijejalkan dalam kulkas yang sudah penuh.

Nah, jika Anda ingin menjaga kesegaran sayur yang telah Anda beli di pasar bahkan setelah Anda memotongnya, Anda bisa mengikuti tips berikut ini.

Jika Anda ingin menjaga brokoli atau sawi yang hijau segar tetap fresh dan tidak berubah warna, maka tempatkan sayur dalam mangkuk atau piring, kemudian tutup dengan tisu makan kertas dan bungkus dengan plastic wrapped hingga menutupi semua bagian wadah yang mungkin dimasuki udara. Setelah itu Anda bisa menyimpannya di dalam kulkas.

Anda bisa membeli plastic wrapped yang tipis dan elastis itu di toko sayur atau toko bahan-bahan makanan, Ladies. Dengan menghindarkan udara masuk, maka itu akan memperkecil kemungkinan oksidasi sayur dan membuatnya tetap segar hingga Anda ingin menggunakan sayur. Biasanya, sayur akan tetap segar selama seminggu.

Jadi, Anda tidak akan membuang sayur sia-sia jika memang sedang membelinya dalam jumlah banyak.

Kabar baik untuk pemilik restoran. Bagi Anda yang kesulitan dalam mencari dus makanan yang dapat menjaga tetap segar makanan Anda, Anda dapat menemukannya di sini.

Kamis, 11 Desember 2014

Tips Menggoreng Ikan Agar Tidak Lengket Saat Dimasak



Memasak makanan bisa jadi sangat sulit, apalagi jika Anda sedang menggoreng ikan atau daging. Kejadian mengesalkan seperti lengket di penggorengan seringkali terjadi. Hal ini akan sangat merusak penampilan jika Anda ingin menyajikan makanan dengan cantik.



Nah, untuk mencegah kejadian ini, tips yang dilansir dari www.realsimple.com berikut mungkin akan sangat berguna. Jika Anda sedang menggoreng daging ikan dengan sedikit minyak, rentan sekali terjadi daging lengket pada penggorengan. Untuk mengatasinya, jangan langsung dipaksakan mengangkat ikan, ladies.



Anda bisa menuangkan sedikit minyak di pinggir penggorengan, jika Anda menggunakan wajan datar. Miringkan penggorengan hingga minyak tersebut panas, kemudian letakkan kembali wajan Anda. Angkat sedikit demi sedikit daging ikan agar minyak bisa mengitari daging ikan dan masuk perlahan ke bagian bawah penggorengan. Minyak berfungsi sebagai pelumas dan akan melicinkan bagian bawah daging yang lengket.



Biarkan satu menit hingga ikan bisa lepas sendiri atau Anda bisa mengangkat secara perlahan setelahnya. Jika Anda menggunakan wajan atau penggorengan cekung, sebaiknya panaskan minyak di wajan lain dan tuang ke penggorengan ikan Anda. Jika tidak ingin terjadi lagi, sebaiknya tunggu hingga wajan panas dan goreng dengan minyak yang agak banyak.



Itu dia salah satu tips dapur yang bisa diikuti jika Anda kesulitan menggoreng ikan karena lengket di penggorengan, Ladies.

Jika Anda adalah pemilik resto ataupun rumah makan yang memiliki menu andalan Ikan dan menggunakan layanan take away, mungkin minyak yang Anda gunakan untuk mengangkat ikan tersebut masih ikut terbawa ke dalam dus makanan Anda. Nah bagaimana jadinya jika dus makanan Anda tidak tahan terhadap minyak ataupun air? Pelanggan Anda akan kecewa karna risih.

Namun jangan khawatir, jika Anda mencari Dus Makanan yang tahan minyak dan air, Anda dapat melihatnya di sini : http://kask.us/hRTlN